MediaKontras.id | Penanganan sampah menjadi prioritas utama yang harus dikendalikan agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan asri di Kota Langsa.
Hal itu disampaikan Nazaruddin SE kepada MediaKontras.id, Selasa, 15 September 2026, mengatakan usai meninjau pengangkutan sampah. Pasca dirinya mendapat amanah menjadi Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kota Langsa.
“Kendala saat ini, hanya 3 truk pengangkut sampah yang masih beroperasi dari 18 unit yang ada, itupun batok batok,” ujar Nazaruddin.
Sambungnya, oleh karena itu untuk memaksimalkan pengangkutan sampah rumah tangga darus di dukung fasilitas yang memadai yaitu truk pengangkut.
“Nanti akan saya coba koordinasi dengan pihak PTP. IV terkait truk tersebut mudah mudahan mereka mau membantu beberapa unit truk untuk mengakui sampah. Kita minta sekali angkut saja,” beber Nazar.
Nazaruddin berharap dan sangat yakin pihak PTPN IV Regional VI akan memberikan bantuan. Namun ia tidak menyebut kapan akan melakukan koordinasi tersebut.
Selain itu, juga akan melihat apakah ada anggaran untuk menyediakan truk tersebut. Bila ada, akan bekerjasama dengan pihak ketiga aja untuk mengangkut sampah.
Lebih lanjut disampaikan, Ia nantinya akan berkoordinasi dengan para geuchik gampong untuk pengendalian sampah.
“Kita akan sediakan tong sampah di setiap gampong dan mengutip retribusi sehingga di masing-masing gampong terbebas dari sampah,” urainya.
Ia juga akan memaksimalisasikan penggunaan betor untuk pengangkutan sampah. “Kemarin saya sudah menginstruksikan untuk menghadirkan betor itu ke kantor DLH, nanti kita kemana bisa digunakan untuk mengangkut sampah.
Hingga saat ini ia langsung memantau ada 8 titik yang belum terangkut sampahnya antara lain, Depan lorong C, belakang PDAM, Pasar sayur, Depan SMP 2, Jalan T Umar, Jalan Iskandar Sani, Depan gudang regar dan Jalan H. Agussalin depan Puskesmas Langsa Kota.
“Sampai dengan siang ini ada delapan titik yang belum terangkut sampahnya dan ini tidak baik serta akan kita bersihkan segera,” imbuhnya.
Hal lain disampaikannya, terkait penerangan di jalan – jalan utama kota Langsa, pihaknya telah memesan lampu berdaya 90 watt mengantikan yang lama.
“Nanti kita akan berikan lampu tersebut ke pihak gampong yang masih bisa digunakan,” katanya lagi.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuang sampah rumah tangga sembarangan. Hal ini untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. [ian]

