Perbakin Kirim Pelatih Ikuti Sertifikasi Lisensi Nasional ke Jakarta

Sang pelatih Perbakin Nopriansyah yang akan ikuti pelatihan pelatih lisensi Nasional di Jakarta mendatang, Jumat, 12 Juni 2026. Foto/Ist.

Perbakin Kirim Pelatih Ikuti Sertifikasi Lisensi Nasional ke Jakarta

Sang pelatih Perbakin Nopriansyah yang akan ikuti pelatihan pelatih lisensi Nasional di Jakarta mendatang, Jumat, 12 Juni 2026. Foto/Ist.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Pengprov Aceh mengirimkan pelatih untuk mengikuti sertifikasi pelatih untuk mendapatkan lisensi Nasional sebagai upaya peningkatan kapasitas, di Jakarta pada 30 Juni 2026 mendatang.

Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbakin Aceh, Brigjen TNI Hasandi Lubis, SIP, MM, M.Han, menyatakan keikutsertaan pelatih ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelatih daerah, Perbakin Aceh mendelegasikan Nopriansyah untuk mengikuti pelatihan Pelatih Menembak Nasional yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia bekerja sama dengan Pengurus Besar (PB) Perbakin.

Pelatihan tersebut berlangsung di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, mulai 30 Juni hingga 4 Juli 2026. Program ini merupakan salah satu agenda strategis nasional dalam mencetak pelatih menembak berlisensi yang memiliki kompetensi sesuai standar pembinaan modern dan kebutuhan prestasi olahraga nasional.

Masih kata Brigjen TNI Hasandi Lubis, menegaskan bahwa pengiriman Nopriansyah merupakan langkah nyata organisasi dalam mempersiapkan pelatih berstandar nasional yang mampu mendukung peningkatan prestasi atlet Aceh pada berbagai ajang bergengsi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas).

“Kami ingin SDM Perbakin Aceh terus berkembang. Pelatih dan wasit dari Aceh harus mampu tampil dan berkompetisi di level nasional. Melalui pelatihan ini, Nopriansyah akan memperoleh lisensi resmi dari Kemenpora RI dan PB Perbakin. Ilmu yang didapat nantinya diharapkan dapat ditransfer kepada atlet-atlet muda Aceh sebagai bagian dari regenerasi dan pembinaan berkelanjutan,” pinta Hasandi.

Nopriansyah merupakan salah satu atlet sekaligus pelatih muda yang aktif dalam pembinaan olahraga menembak di Aceh. Keikutsertaannya dalam pelatihan nasional diharapkan mampu menambah jumlah pelatih daerah yang memahami kurikulum pembinaan terkini, teknik kepelatihan modern, serta standar keselamatan (safety) yang berlaku secara internasional.

Selain memperkuat kapasitas individu, program ini juga menjadi investasi jangka panjang bagi pengembangan olahraga menembak di Aceh. Setelah menyelesaikan pelatihan dan memperoleh lisensi nasional, Nopriansyah diharapkan menjadi motor penggerak pembinaan atlet di daerah, khususnya dalam mencetak bibit-bibit atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Ketua Perbakin Kota Langsa, M Indra Rahmatsyah Ibrahim dan Sekretarisnya Mukris Jumadi, berpose bersama, Foto/ist.

Senada Ketua Umum Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Langsa, M Indra Rahmatsyah Ibrahim SH, MKn, kepada MediaKontras.id, Jumat, 12 Juni 2026 mengatakan sangat bangga pelatih Perbakin Kota Langsa bisa mewakili Aceh untuk ikut pada pelatihan pelatih yang nantinya memiliki lisensi Nasional.

Oleh karenannya, Perbakin Langsa sangat apresiasi dan terimakasih kepada Pengprov Aceh yang sudah memberikan kesempatan emas ini bagi pelatih Langsa mengikuti pelatihan pelatih tersebut.

“Selain bangga kami juga berharap nantinya pelatih Nopriansyah menjadi satu-satunya pelatih berlisensi Nasional yang dimiliki Aceh dan menjadi pelatih mumpuni kedepannya,” imbuh M Indra didampingi Sekretarisnya Mukris Jumadi.

Sedangkan Nopriansyah, mengungkapkan bahagia dan bangga menjadi satu-satunya pelatih yang diberikan kesempatan mengikuti pelatihan pelatih di Jakarta mendatang.

“Cukup bangga dan bahagia, karena memang kesempatan ini sudah lama saya nantikan meskipun sertifikasi yang sudah pernah diikuti seprti Pelatsar B (Pelatihan Dasar Berburu–red) tahun 2013, Sertifikasi wasit dan juri pada tahun 2024 lalu,” tukas Nopriansyah yang kerab disapa Edo itu. [ian]