MediaKontras.id | Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, berlangsung khidmat dan penuh suasana kebersamaan, di Masjid Taqwa, Selasa, 25 Agustus 2026.
Geuchik Gampong Matang Seulimeng, Jufriadi R, SE, M.Si, mengatakan bahwa peringatan maulid juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada 145 anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap generasi penerus.
Maulid Nabi ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, didampingi Camat Langsa Barat, Andre Isvani, Camat Langsa Kota Hartama, SSTP, serta Asisten III Pemko Langsa Maimun, ST, MM serta perangkat gampong, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan masyarakat Matang Seulimeng.
“Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkap Jufri.
Masih katanya, suasana semakin haru ketika santunan diserahkan kepada 145 anak yatim. Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah para penerima santunan yang mendapatkan perhatian dari masyarakat dan pemerintah setempat.
“Anak yatim kita berikan santunan berupa uang tunai dan nasi kotak untuk dibawa pulang sebagai wujud perhatian dan syukur kita dalam peringatan maulid,” papar Jufri.
Pun demikian, momentum peringatan maulid Nabi sudah menjadi agenda tahunan sebagai bentuk syiar Islam juga wujud kebersamaan masyarakat sekaligus upaya meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam hal kepedulian terhadap sesama.
“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita ingin terus menumbuhkan semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak yatim,” tutur Jufri.
Sambungnya, kehadiran Wali Kota Langsa bersama jajaran Pemerintah Kota Langsa juga menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sosial yang dilaksanakan masyarakat.
“Sejatinya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Matang Seulimeng pun menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, persaudaraan dan kepedulian sosial, sehingga semangat meneladani Rasulullah SAW dapat terus hidup dalam kehidupan masyarakat dan santunan 145 anak yatim, satu kepedulian, dan semangat kebersamaan untuk Matang Seulimeng yang lebih baik,” pungkasnya. [ian]
