Banda Aceh, MediaKontras.id | SMAN 3 Banda Aceh menggelar silaturahmi antara pengurus Komite Sekolah dengan kepala sekolah dan jajaran manajemen, Kamis (23/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi sekaligus memaparkan capaian terbaru sekolah sebagai salah satu sekolah model di Aceh.
Kepala SMAN 3 Banda Aceh, Muhibbul Khibri, S.Pd., M.Pd dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penetapan sebagai sekolah model merupakan capaian strategis, namun sekaligus menghadirkan tantangan besar dalam menjaga konsistensi mutu.
“Menjadi model itu tidak mudah, apalagi mempertahankan mutu. Tapi dengan dukungan semua pihak, Insya Allah akan ada solusinya,” ujarnya di hadapan pengurus komite.
Ia menjelaskan, di Provinsi Aceh hanya terdapat tiga sekolah model yang ditetapkan oleh Kementerian melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Penunjukan SMAN 3 Banda Aceh tertuang dalam surat bernomor 0521/B/C5/DM.00.02/2026 tanggal 2 Maret 2026.
Menurut Muhibbul, status tersebut menuntut kesiapan sekolah dalam menjaga kualitas pembelajaran, pengakuan masyarakat, serta implementasi program pembelajaran mendalam, termasuk penguatan koding dan kecerdasan artifisial.
“Ini akan menjadi beban juga bagi kita, sebab mempertahankan mutu juga tidak mudah,” katanya.
Dalam forum silaturahmi itu, pihak sekolah juga memaparkan sejumlah kendala yang dihadapi, terutama terkait pembiayaan kegiatan siswa seperti olimpiade yang selama ini masih ditanggung sepenuhnya oleh sekolah.
“Semua kebutuhan operasionalnya itu menjadi beban sekolah. Semua harus ditanggung sekolah,” ungkapnya.
Muhibbul menegaskan pentingnya peran Komite Sekolah sebagai mitra strategis dalam menjembatani komunikasi dengan orang tua dan alumni, serta mendukung kebutuhan sekolah. Ia juga menekankan komitmen transparansi melalui pelaporan keuangan secara berkala.
“Kami akan membuat laporan bukan hanya saat kekurangan dana saja. Ketika surplus pun juga akan dilaporkan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komite Sekolah, Elizar Rusli,SH,. MH menyatakan kesiapan pihaknya untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung program sekolah.
“Komite sekolah siap mengambil peran aktif dalam mendukung keberlanjutan status sekolah model ini. Kami akan membangun sinergi yang kuat dengan orang tua dan alumni, sekaligus mendorong partisipasi nyata dalam mendukung program sekolah,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, pihak sekolah juga akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) serta melantik kepengurusan komite periode terbaru sebagai bagian dari penguatan kelembagaan.
Silaturahmi ini menegaskan bahwa status sekolah model tidak hanya menjadi capaian, tetapi juga tanggung jawab bersama antara manajemen sekolah dan komite dalam menjaga kualitas pendidikan secara berkelanjutan.






