MediaKontras.id | Polres Aceh Selatan terus memburu pelaku perampokan bersenjata api yang menyasar Toko Emas Amin Setia di Jalan Merdeka Nomor 126, Gampong Pasar, Kecamatan Tapaktuan, Sabtu, 18 Juli 2026 pagi.
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadliansyah, SIK, mengatakan pihaknya telah menerjunkan aparat gabungan melakukan penyelidikan intensif dengan mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk mengungkap identitas pelaku.
Sejak peristiwa terjadi, kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan para saksi di area sekitar toko. “Pelaku masih terus kami buru,” kata Ricki.
Menurutnya, personil Satreskrim Polres Aceh Selatan bersama sejumlah unsur kepolisian lainnya masih bekerja di lapangan untuk mengusut kasus perampokan yang diduga dilakukan menggunakan senjata api laras panjang tersebut.
“Semua informasi yang berkaitan dengan kasus ini terus kami dalami, termasuk rekaman CCTV. Saat ini prosesnya masih dalam tahap penyelidikan. Mohon dukungan masyarakat agar kasus ini segera terungkap. Jika ada informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan pelaku, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” pintanya.
Kapolres menegaskan pihaknya berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak kriminal yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama kejahatan dengan kekerasan seperti perampokan bersenjata.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga beraksi seorang diri dengan mengenakan jaket hitam, helm, serta menutupi wajah sehingga sulit dikenali.
Pelaku memasuki toko sambil menodongkan senjata api laras panjang kepada pegawai dan memaksa mereka memasukkan perhiasan emas ke dalam tas yang telah dibawanya. Saat permintaannya ditolak, pelaku memecahkan kaca etalase menggunakan popor senjata.
Warga juga mengaku mendengar beberapa kali suara tembakan yang diduga dilepaskan pelaku untuk menghancurkan kaca etalase.
Setelah berhasil menggasak sejumlah perhiasan emas, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tapaktuan.
Seorang saksi mata mengatakan pelaku terlihat membawa senjata laras panjang saat memasuki toko.
“Pelaku memakai jaket hitam dan membawa senjata laras panjang. Setelah mengambil emas, dia langsung kabur menggunakan sepeda motor ke arah RTH,” ujar saksi.
Saksi lainnya, Haikal, juga membenarkan pelaku mengenakan jaket hitam dan helm dengan wajah tertutup.
“Pelaku memecahkan kaca tempat penyimpanan emas dengan cara menembak,” katanya.
Menurut keterangan warga, beberapa orang sempat berusaha menghentikan aksi pelaku. Namun upaya tersebut urung dilakukan setelah pelaku mengacungkan senjata api laras panjang ke arah warga, sehingga mereka memilih menyelamatkan diri.
Pantauan di lokasi, aparat kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar toko dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Sejumlah barang bukti telah diamankan, sementara penyidik terus memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap identitas pelaku serta menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi perampokan tersebut. [red]






