MediaKontras.id | Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Transformasi Produk Lokal: Strategi Wirausaha Berbasis Produk Alvira Mist untuk Kemandirian Masyarakat” pada tanggal 18–19 Juni 2026 di Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh, sebagai implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan keterampilan peserta dalam mengembangkan produk lokal yang memiliki nilai tambah ekonomi melalui inovasi produk Alvira Mist, sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Jurusan Farmasi tingkat I dan tingkat II, yang dipersiapkan sebagai generasi muda inovatif dan entrepreneur di bidang kesehatan serta produk berbasis bahan alam.

Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh, apt. Noni Zakiah, M.Farm, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi Jurusan Farmasi dalam memberdayakan masyarakat dan mahasiswa melalui pengembangan produk lokal yang memiliki nilai ekonomi serta potensi untuk dikembangkan menjadi usaha berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara, Ketua Pelaksana kegiatan, apt. Amelia Sari, M.Farm, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif, mulai dari formulasi produk, desain kemasan, aspek legalitas usaha, hingga praktik produksi dan strategi pemasaran.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dari para narasumber yang berasal dari berbagai bidang keahlian. apt. Nurmalia Zakaria, M.Farm menyampaikan materi tentang “Formulasi dan Pengembangan Produk Alami Berbasis Essential Oil”, yang membahas potensi bahan alam serta teknik formulasi produk yang aman dan bernilai jual.
Selanjutnya, Safrizal, ST, MT memberikan materi mengenai “Desain Kemasan Ergonomis dan Pemasaran Visual”, yang menekankan pentingnya kemasan sebagai identitas produk dan strategi menarik minat konsumen.
Sedangkan materi kewirausahaan disampaikan oleh Muhammad Ichsan Maulana, SE, ME, melalui topik “Pengenalan Manajemen Usaha Mikro, Perizinan Usaha (PIRT), Sertifikasi Halal, dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)”. Materi ini memberikan wawasan kepada peserta mengenai aspek legal dan manajerial yang harus dipersiapkan dalam membangun usaha berbasis produk lokal.

Kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik dan pendampingan laboratorium yang dipandu oleh Dr. Rima Hayati, M.Si, Apt. melalui kegiatan pendampingan pembuatan produk Alvira Mist di Laboratorium Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh. Pada sesi ini peserta memperoleh pengalaman langsung dalam proses produksi, pengemasan, hingga pengendalian mutu produk.
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini juga didukung oleh tim pendamping laboratorium yang terdiri atas Ernita Silviana, S.Si, M.Si dan Raudhatul Fajria, Amd.F, SKM, yang membimbing peserta selama proses praktik berlangsung. Selain itu, kegiatan turut dibantu oleh lima mahasiswa Jurusan Farmasi, yaitu Hurul Afra, Athaya Ramadhan, Nabila Rizqi Magfirah, Nurul Fadhilah, dan Khalisa Humairah, yang berperan aktif dalam koordinasi kegiatan, pendampingan peserta, serta pelaksanaan teknis acara.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah serah terima alat dan bahan produksi untuk mendukung pengembangan usaha mikro (UMKM) yang dilaksanakan pada 19 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh, Ketua Jurusan Farmasi, serta perwakilan PT. Yakin Bersama Jaya sebagai mitra pendukung program.
Prosesi penandatanganan berita acara serah terima dilakukan oleh Ketua Pelaksana PkM, apt. Amelia Sari, M.Farm, dan CEO PT. Yakin Bersama Jaya, Daudy Sukma, SE., MM, serta disaksikan dan diketahui oleh Ketua Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh, apt. Noni Zakiah, M.Farm.
Lalu, penyerahan alat dan bahan produksi ini diharapkan dapat menjadi modal awal bagi peserta dalam mengembangkan usaha berbasis produk Alvira Mist secara mandiri dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Aceh berharap dapat menciptakan lulusan dan masyarakat yang lebih produktif, inovatif, serta memiliki kemampuan berwirausaha yang kuat. Program ini sekaligus menjadi bukti komitmen institusi dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi masyarakat.
“Dengan kolaborasi antara akademisi, praktisi, dunia usaha, dan mahasiswa, program “Transformasi Produk Lokal: Strategi Wirausaha Berbasis Produk Alvira Mist untuk Kemandirian Masyarakat” diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan serta mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru berbasis produk kesehatan dan bahan alam di Aceh,” tandasnya. [ian]






