MediaKontras.id| Dalam situasi yang mengkhawatirkan akibat menipisnya stok darah di wilayah Aceh Utara yang berpotensi mengancam keselamatan pasien Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh mengambil langkah nyata melalui penyelenggaraan kegiatan donor darah pada Kamis, 16 April 2026, di Gedung FK Unimal, Reuleut.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Departemen Pengabdian Masyarakat BEM FK Universitas Malikussaleh dan PMI Kabupaten Aceh Utara, sebagai respons cepat terhadap kebutuhan mendesak akan ketersediaan darah di fasilitas pelayanan kesehatan. Kekurangan stok darah bukan sekadar angka, tetapi dapat berujung pada hilangnya nyawa pasien yang membutuhkan transfusi segera, baik dalam kondisi gawat darurat, operasi, maupun terapi penyakit kronis.

Sejak pagi hari, antusiasme peserta terlihat begitu tinggi. Mahasiswa, civitas akademika, hingga masyarakat umum berbondong-bondong hadir untuk mendonorkan darahnya. Seluruh proses berlangsung dengan tertib, dimulai dari registrasi hingga skrining kesehatan oleh tenaga medis, guna memastikan keamanan bagi para pendonor.
Dari kegiatan ini, berhasil dihimpun sebanyak 78 kantong darah—sebuah capaian yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga sangat berarti dalam upaya menyelamatkan nyawa. Setiap kantong darah yang terkumpul menjadi harapan baru bagi pasien yang tengah berjuang.
Penanggung jawab kegiatan, Teuku Yudhi Iqbal, Sp.OG, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi kemanusiaan yang sedang dihadapi. “Donor darah ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi sebuah aksi kemanusiaan yang sangat dibutuhkan saat stok darah menipis. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pihak,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Dekan FK Unimal, Muhammad Sayuti, Sp.B., (K), yang menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata kontribusi mahasiswa dan institusi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. “Kegiatan ini mencerminkan semangat pengabdian dan kepedulian sosial yang harus terus dijaga. Ini adalah bukti bahwa dunia akademik mampu hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” ungkap beliau.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah semakin meningkat, terlebih dalam kondisi krisis stok darah yang dapat berdampak fatal. Semangat solidaritas yang ditunjukkan hari ini menjadi bukti bahwa kepedulian kecil dapat membawa dampak besar—bahkan menyelamatkan nyawa.
Setetes darah Anda, harapan bagi mereka.






