Lewati ke konten

IAIN Langsa Teken PKS Program PKA S-1/D-IV Guru di Jakarta, Buka Peluang Besar Pertumbuhan Mahasiswa

Rapian Rapian 7 September 2026 · 17:08 WIB
Bagikan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID
Gabung

MediaKontras.id | Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa terus memperluas kontribusinya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program PKA S-1/D-IV Guru antara Direktorat Guru PAUD dan PNF dengan IAIN Langsa sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara program.

Penandatanganan PKS berlangsung di Jakarta, Senin, 7 September 2026. Dari pihak Direktorat Guru PAUD dan PNF, PKS ditandatangani oleh Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Guru PAUD dan PNF, Saiful Bari, S.Kom., M.Eng, sedangkan dari pihak IAIN Langsa ditandatangani oleh Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA.

Kerja sama ini merupakan bagian dari kebijakan nasional peningkatan kualifikasi guru melalui Program PKA S-1/D-IV Guru, yang melibatkan LPTK penyelenggara untuk memberikan akses pendidikan tinggi kepada para guru yang membutuhkan peningkatan kualifikasi akademik.

Berpotensi Menambah Jumlah Mahasiswa Secara Signifikan

Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, M.A., menyampaikan bahwa kerja sama ini memiliki arti strategis bagi IAIN Langsa, tidak hanya dari sisi penguatan peran sebagai LPTK, tetapi juga terhadap pertumbuhan jumlah mahasiswa.

“Program ini secara faktual membuka ruang yang sangat besar bagi pertambahan mahasiswa IAIN Langsa. Guru-guru yang mengikuti program melalui IAIN Langsa akan menjadi bagian dari ekosistem akademik kita. Ini tentu memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan mahasiswa,” ujar Rektor.

Menurutnya, peningkatan jumlah mahasiswa tersebut bukan sekadar angka statistik. Bertambahnya mahasiswa akan membawa dampak berantai terhadap aktivitas akademik dan pengembangan kelembagaan.

“Semakin banyak mahasiswa yang kita layani, semakin besar pula aktivitas akademik yang berlangsung. Ada proses pembelajaran, keterlibatan dosen, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan berbagai aktivitas akademik lainnya. Jadi multiplier effect-nya cukup besar bagi perguruan tinggi,” jelasnya.

Enam Keuntungan Strategis bagi IAIN Langsa

Rektor menjelaskan bahwa kerja sama ini setidaknya memberikan sejumlah keuntungan strategis bagi IAIN Langsa.

Pertama, pertambahan jumlah mahasiswa. Program PKA S-1/D-IV Guru memberikan akses kepada segmen calon mahasiswa yang sangat besar, yaitu para guru yang membutuhkan peningkatan kualifikasi akademik. Hal ini menjadi salah satu sumber potensial pertumbuhan mahasiswa IAIN Langsa.

Kedua, memperkuat posisi IAIN Langsa sebagai LPTK. Keterlibatan dalam program nasional meningkatkan kepercayaan terhadap kapasitas IAIN Langsa dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengembangan kompetensi tenaga pendidik.

Ketiga, memperluas jejaring dan brand institusi. Guru yang berasal dari berbagai daerah akan mengenal IAIN Langsa melalui layanan pendidikan yang diberikan. Dalam jangka panjang, hal ini dapat memperluas jejaring alumni dan hubungan kelembagaan IAIN Langsa.

Keempat, meningkatkan aktivitas dan ekosistem akademik. Pertambahan mahasiswa akan berimplikasi pada meningkatnya aktivitas pembelajaran, pemanfaatan sumber daya akademik, keterlibatan dosen, serta peluang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Kelima, memperkuat kapasitas finansial dan PNBP secara proporsional. Bertambahnya mahasiswa dan aktivitas pendidikan berpotensi meningkatkan penerimaan perguruan tinggi yang selanjutnya dapat mendukung pengembangan layanan, sarana prasarana, dan mutu akademik.

Keenam, memperkuat agenda transformasi kelembagaan IAIN Langsa. Keterlibatan dalam program berskala nasional menjadi modal penting bagi IAIN Langsa dalam membangun rekam jejak kelembagaan dan memperluas mandat akademiknya.

Dari Kampus Regional Menuju Kampus dengan Jangkauan Nasional

Prof. Ismail menegaskan bahwa IAIN Langsa harus terus bergerak memperluas jangkauan dan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan masyarakat di wilayah Aceh dan sekitarnya.

“Kampus kita harus semakin terbuka dan mampu mengambil bagian dalam program-program nasional. Ketika IAIN Langsa dipercaya menjadi bagian dari program peningkatan kualifikasi guru, ini menunjukkan bahwa kita memiliki kapasitas untuk memberikan kontribusi lebih luas,” katanya.

Menurut Rektor, kerja sama tersebut juga sejalan dengan semangat transformasi IAIN Langsa menuju perguruan tinggi yang semakin kuat, adaptif, dan memiliki daya jangkau lebih luas.

“Kita tidak boleh hanya menghitung berapa banyak gedung yang kita miliki atau berapa banyak program studi yang kita buka. Ukuran kemajuan kampus juga harus dilihat dari seberapa besar kita mampu memberikan manfaat kepada masyarakat dan menjawab kebutuhan nasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, peningkatan kualifikasi guru memiliki dampak strategis karena kualitas guru pada akhirnya akan menentukan kualitas generasi bangsa.

“Kita mendidik guru hari ini, tetapi sesungguhnya kita sedang ikut menyiapkan generasi Indonesia di masa depan. Karena itu, kerja sama ini memiliki nilai akademik sekaligus nilai sosial yang sangat besar,” pungkas Prof. Ismail. [ian]

Bagikan