Lewati ke konten

Jelang Peringatan Hari Damai Aceh, FKUB Langsa Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Keamanan

Rapian 10 Agustus 2026 · 16:31 WIB
Bagikan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID
Gabung

MediaKontras.id | Menjelang peringatan Hari Damai Aceh tepat pada 15 Agustus 2026 mendatang, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Langsa, Prof Dr Tgk Zulkarnain MA, mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban kegiatan tersebut di Banda Aceh nantinya.

Ajakan serta himbauan tersebut disampaikan Ketua FKUB Kota Langsa melalui sebuah video yang disebarkan dalam grup WhatsApp dan diterima MediaKontras.id, Senin, 10 Agustus 2026, Dimana dalam video tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh agar ikut menjaga suasana tetap aman, damai dan kondusif sehingga rangkaian peringatan Hari Damai Aceh dapat berlangsung dengan baik.

Menurutnya, peringatan Hari Damai Aceh yang dipusatkan secara khusus di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Agustus, akan diisi dengan sejumlah kegiatan keagamaan, di antaranya doa bersama dan tolak bala.

Oleh karenanya, Prof Zulkarnain, mengajak masyarakat agar turut menjaga keamanan pelaksanaan kegiatan tersebut serta tidak melakukan tindakan atau aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum serta kondusifitas yang saat tergolong harmonis.

“Marilah kita bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kedamaian Aceh. Semoga seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Damai Aceh, khususnya doa bersama dan tolak bala di Masjid Raya Baiturrahman, dapat berlangsung aman, lancar dan khidmat,” ucap Prof Zulkarnain.

Kemudian juga, masyarakat Aceh kiranya momentum peringatan Hari Damai Aceh sebagai kesempatan untuk memperkuat kembali semangat persaudaraan, kerukunan dan perdamaian yang telah terbangun di Aceh dengan baik pula.

Sejatinya, perdamaian merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dirawat. Karena itu, seluruh masyarakat diharapkan dapat menahan diri dari berbagai tindakan yang berpotensi memicu keresahan serta mengedepankan sikap saling menghormati dan menjaga persatuan.

Peringatan Hari Damai Aceh pada 15 Agustus diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memanjatkan doa agar Aceh senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, keberkahan dan dijauhkan dari berbagai bala serta perpecahan.

“Peringatan Hari Damai Aceh adalah acara yang lazim dilaksanakan setiap tahun yang terus dirawat dan jadikan hal ini untuk merajut silaturahmi dan tentunya kedamaian abadi akan terus tercipta di tanah Serambi Mekkah ini,” tukas Prof Zulkarnain optimis. [ian]

Bagikan