PII Pidie Jaya Harapkan Langkah Cepat Pemkab untuk Beasiswa Mahasiswa Pascabencana

PII Pidie Jaya Harapkan Langkah Cepat Pemkab untuk Beasiswa Mahasiswa Pascabencana

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

Meuredu, MediaKontras.id | Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Kabupaten Pidie Jaya mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya agar segera mengambil langkah cepat dalam menjamin keberlangsungan pendidikan mahasiswa yang terdampak bencana alam. Organisasi tersebut menilai kondisi ekonomi masyarakat yang memburuk pascabencana berpotensi menghambat akses pendidikan tinggi bagi generasi muda.

Desakan itu disampaikan Ketua Umum PD PII Pidie Jaya, Yusril Mubarak, saat melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., MPH, di ruang kerja Sekda, Rabu (8/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Yusril memaparkan bahwa sektor pertanian dan perikanan yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Pidie Jaya mengalami gangguan serius akibat pendangkalan yang terjadi pascabencana. Kondisi tersebut menyebabkan pendapatan masyarakat menurun drastis.

“Masyarakat kita saat ini jangankan untuk membayar biaya kuliah anak, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari pascabencana saja sudah sangat berat. Pertanian dan perikanan terdampak, sehingga roda ekonomi masyarakat ikut melemah. Pemkab harus melihat situasi darurat ini dan segera mengambil langkah nyata,” ujar Yusril, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, mahasiswa aktif maupun mahasiswa baru (maba) menjadi kelompok yang paling rentan terdampak. Selain harus membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT), mahasiswa baru juga dibebani biaya awal perkuliahan, termasuk kebutuhan tempat tinggal di daerah perantauan.

Yusril mengingatkan, apabila pemerintah daerah tidak segera menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada mahasiswa korban bencana, dikhawatirkan akan terjadi peningkatan angka putus kuliah akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

“Sektor pendidikan pascabencana harus menjadi prioritas. Sangat disayangkan jika mahasiswa baru gagal melanjutkan pendidikan hanya karena kondisi ekonomi keluarga yang terdampak musibah. Kami berharap usulan ini tidak berhenti sebatas pembahasan, tetapi segera direalisasikan demi menyelamatkan masa depan generasi muda Pidie Jaya,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, PD PII Pidie Jaya menyampaikan tiga usulan utama kepada pemerintah daerah, yakni:

Merealisasikan beasiswa khusus bagi mahasiswa aktif dan mahasiswa baru yang terdampak bencana untuk membantu pembayaran UKT serta biaya penunjang pendidikan.

Mempercepat rehabilitasi Asrama Putri Pidie Jaya agar dapat kembali difungsikan sebagai tempat tinggal mahasiswa sehingga dapat mengurangi beban biaya sewa tempat tinggal.

Mempercepat penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) tentang beasiswa pascabencana sebagai dasar hukum penyaluran bantuan pendidikan yang berkelanjutan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sekda Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, menyatakan pemerintah daerah menyambut baik usulan yang disampaikan PD PII. Ia berkomitmen akan segera mengoordinasikan pembahasan bersama Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait guna menyiapkan skema bantuan pendidikan bagi mahasiswa terdampak.

Yusril mengapresiasi respons positif tersebut, namun menegaskan bahwa PD PII Pidie Jaya akan terus mengawal komitmen pemerintah hingga direalisasikan.

“Alhamdulillah, Bapak Sekda merespons dengan sangat baik dan mencatat seluruh aspirasi yang kami sampaikan. Insya Allah dalam waktu dekat beliau berjanji akan memanggil SKPK terkait untuk menindaklanjuti usulan beasiswa ini. Kami akan terus mengawal prosesnya agar benar-benar terealisasi,” pungkasnya.

Topik