MediaKontras.id | Rektor Universitas Samudra, Prof. Dr. Ir. Hamdani, MT, menegaskan pendidikan merupakan fondasi utama peradaban sekaligus kunci menjawab berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi digital, krisis lingkungan, hingga perubahan dunia kerja akibat kecerdasan artifisial.
Hal tersebut disampaikan, Prof Hamdani ketika bertindak sebagai pembina upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Biro Rektorat, Sabtu, 2 April 2026.
Dimana upacara yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” ini diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang mengenakan pakaian adat sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya Indonesia.
Prof Hamdani, membacakan amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, yang menyatakan Hardiknas tahun ini meneguhkan kembali komitmen bahwa pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan adalah kewajiban kebangsaan.
Tema yang diusung sejalan dengan visi pembangunan pendidikan tinggi dalam Rencana Strategis 2025–2029 untuk mewujudkan sistem pendidikan yang adaptif dan berdampak menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan tiga fokus utama transformasi pendidikan tinggi. Pertama, perluasan akses pendidikan secara inklusif melalui berbagai program bantuan dan beasiswa agar tidak ada anak bangsa yang tertinggal.
Lantas, kedua, penguatan kolaborasi antara kampus, industri, dan masyarakat guna melahirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan bangsa. Ketiga, penguatan riset yang berdampak melalui pengembangan inovasi di bidang strategis seperti ketahanan pangan, energi, kesehatan, dan teknologi.
“Tiga fokus ini menjadi arah bersama dalam membangun pendidikan tinggi yang tidak hanya inklusif, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata dan inovasi bagi masyarakat,” ujar Prof Hamdani.
Lebih lanjut, pemerintah menargetkan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta ilmu pengetahuan melalui penguatan ekosistem riset nasional, termasuk inisiatif Indonesia Road to Nobel Laureate 2045.
Upacara berlangsung khidmat dan menjadi momentum refleksi bersama bahwa transformasi pendidikan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Melalui peringatan Hardiknas ini, Universitas Samudra menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, relevan, dan berdampak bagi masyarakat. [ian]






