Lhokseumawe, MediaKontras.id | Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blang Mangat, Gampong Mesjid Punteuet, Kota Lhokseumawe, memastikan pengelolaan sampah dan limbah cair terus menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasional sehari-hari.
Kepala SPPG Kota Lhokseumawe Blang Mangat Mesjid Punteuet, Fahmi, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti berbagai masukan dan rekomendasi yang disampaikan Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) sebanyak empat kali.
Menurut Fahmi, setiap hasil pemeriksaan telah disampaikan kepada pihak mitra untuk segera dilakukan perbaikan sesuai rekomendasi yang diberikan.
“Dari hasil sidak dan rekomendasi Dinas Kesehatan, kami sudah menyampaikan kepada mitra apa saja yang perlu diperbaiki. Alhamdulillah, pihak mitra juga sudah melakukan perbaikan sebagaimana yang direkomendasikan,” ujar Fahmi.
Ia menegaskan, pengelolaan lingkungan merupakan bagian penting yang harus diperhatikan dalam operasional SPPG, mengingat kegiatan pelayanan pemenuhan gizi berpotensi menghasilkan sampah maupun limbah cair.
Karena itu, pihaknya terus mengingatkan seluruh relawan agar menjaga kebersihan lingkungan SPPG dan memastikan sampah maupun limbah dikelola dengan baik.
“Sebagai pengelola, kami selalu mengingatkan dan memerintahkan relawan untuk menjaga kebersihan. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar lingkungan SPPG tetap bersih dan nyaman,” katanya.
Fahmi juga menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya terus menjaga komunikasi dan koordinasi dengan aparatur Gampong Mesjid Punteuet, termasuk kepala dusun (kadus), guna memastikan hubungan serta silaturahmi dengan masyarakat sekitar tetap berjalan dengan baik.
“Kami selalu berkoordinasi dengan aparatur desa, khususnya kepala dusun, sehingga komunikasi dengan lingkungan sekitar tetap terjaga. Kami tentu terbuka terhadap masukan dari masyarakat demi perbaikan pengelolaan SPPG,” ujarnya.
Selain berkoordinasi dengan aparatur desa, Fahmi mengatakan pihak SPPG juga telah berkomunikasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Lhokseumawe terkait pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
“Untuk IPAL limbah, kami juga sudah berkoordinasi dengan DLHK Kota Lhokseumawe. Nantinya pihak DLHK akan turun ke SPPG untuk melakukan pembinaan sekaligus pengawasan,” kata Fahmi.
Ia berharap melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan, DLHK, aparatur gampong, serta pihak mitra, pengelolaan lingkungan di SPPG Blang Mangat Mesjid Punteuet dapat terus ditingkatkan dan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan. Prinsipnya, kami ingin pelayanan pemenuhan gizi berjalan dengan baik, sekaligus memastikan aspek kebersihan dan lingkungan juga menjadi perhatian,” tutup Fahmi.
