MediaKontras.id | Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bumi Persada (UNBP), Mahdawi, S.E., M.E., menegaskan bahwa gizi, pendidikan, dan kesehatan merupakan fondasi utama dalam mengoptimalkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Hal itu disampaikan dalam Diskusi Publik bertajuk “Uang Negara dan Masa Depan Gen Z” yang digelar DEMA FEBI UIN SUNA Lhokseumawe, Senin (19/10/2026).
Mahdawi menilai, bonus demografi tidak otomatis menjadi keunggulan bangsa tanpa investasi sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, anggaran negara harus dikelola secara akuntabel dan berorientasi pada hasil nyata, mulai dari perbaikan gizi, peningkatan mutu pendidikan, hingga pemerataan layanan kesehatan.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, keluarga, institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, dan dunia usaha untuk mempersiapkan generasi muda yang sehat, kompeten, serta berdaya saing.
Menurutnya, bonus demografi harus dipersiapkan melalui kebijakan yang terukur dan berkelanjutan agar menjadi kekuatan pembangunan nasional menuju 2045.

