— Layani 620 Peserta Selama Tiga Hari —
MediaKontras.id | Universitas Samudra (Unsam) melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Wilayah Barat Tahun 2026. Pelaksanaan ujian berlangsung selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 Juni 2026, dengan pusat pelaksanaan berada di lingkungan Universitas Samudra.
Sebanyak 620 peserta mengikuti UTBK SMMPTN-Barat 2026 di Unsam. Ujian dilaksanakan pada lima titik lokasi yang tersebar di beberapa fakultas, yaitu Laboratorium Komputer Fakultas Sains dan Teknologi (FST), dua laboratorium di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Pertanian (FP), serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Wakil Rektor Bidang Akademik Unsam, Dr. Drs. Muhammad Natsir, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Unsam telah melakukan berbagai persiapan secara maksimal guna memastikan kelancaran pelaksanaan ujian.
“Alhamdulillah, Universitas Samudra telah melakukan persiapan secara menyeluruh untuk pelaksanaan SMMPTN-Barat 2026. Kesiapan tersebut mencakup penyediaan sarana dan prasarana ujian, laboratorium komputer yang memadai, jaringan internet yang stabil, dukungan kelistrikan, serta kesiapan panitia dan pengawas yang telah mendapatkan pembekalan sesuai ketentuan Panitia SMMPTN-Barat,” ujarnya.
Selain itu, Unsam juga telah melaksanakan simulasi serta koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait guna memastikan pelaksanaan ujian berlangsung tertib, aman, dan profesional. Serta untuk menjaga integritas dan kredibilitas seleksi, Unsam menerapkan sistem pengawasan yang ketat sesuai petunjuk teknis dan standar operasional SMMPTN-Barat. Setiap ruang ujian diawasi oleh pengawas yang telah ditugaskan secara resmi, sementara identitas peserta diverifikasi secara teliti sebelum memasuki ruang ujian.
Pengamanan pelaksanaan ujian juga diperkuat melalui kerja sama antara Satuan Pengamanan (Satpam) Unsam bertujuan memastikan situasi kampus tetap aman, tertib, dan kondusif selama pelaksanaan ujian.
Selama ujian berlangsung, akses keluar-masuk kampus diawasi secara ketat. Hanya peserta ujian, panitia, pengawas, dosen, dan tenaga kependidikan yang sedang menjalankan tugas yang diperkenankan memasuki area pelaksanaan ujian. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga kenyamanan peserta serta mendukung kelancaran proses seleksi.
Melalui pelaksanaan UTBK SMMPTN-Barat 2026, Unsam berkomitmen menjaga prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Diharapkan seluruh rangkaian seleksi dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan calon mahasiswa yang berkualitas serta memiliki kompetensi sesuai standar yang ditetapkan.[ian]






