Aceh Utara, MediaKontras.id | Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Masjid Al Ansar, Desa Dayah Seupeng, Kecamatan Geureudong Pase, Aceh Utara, Jumat (19/6/2026). Di tengah kebersamaan usai pelaksanaan Shalat Jumat berjamaah, puluhan anak yatim tampak duduk rapi menanti momen yang begitu berarti bagi mereka.
Hari itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., hadir bersama jajaran untuk bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyerahkan santunan dan bingkisan kepada 60 anak yatim yang berasal dari berbagai desa di Kecamatan Geureudong Pase.
Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna tersebut diawali dengan pelaksanaan Shalat Jumat berjamaah bersama masyarakat setempat. Di antara jamaah yang memadati masjid, Kapolres membaur tanpa sekat, menunjukkan kedekatan Polri dengan masyarakat yang selama ini terus dibangun melalui pendekatan humanis.
Usai ibadah, suasana keakraban semakin terasa saat Kapolres bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, para kepala desa, dan warga duduk bersama dalam kegiatan silaturahmi. Dalam kesempatan itu, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat sinergi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, damai, dan kondusif.
Namun, puncak kegiatan siang itu terjadi ketika satu per satu anak yatim maju menerima santunan dan bingkisan. Senyum bahagia terpancar dari wajah mereka. Bagi sebagian anak-anak tersebut, bantuan yang diberikan menjadi penyemangat menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027.
Kapolres Lhokseumawe menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
“Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita jaga. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi mereka dalam menyambut tahun ajaran baru,” ujarnya.
Kehadiran para tokoh masyarakat, aparatur desa, serta unsur kepolisian dalam kegiatan tersebut semakin memperlihatkan kuatnya kebersamaan yang terjalin di Kecamatan Geureudong Pase. Bukan sekadar menyerahkan santunan, kegiatan itu juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat.
Menjelang berakhirnya kegiatan, suasana kekeluargaan semakin terasa saat seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama dan makan siang bersama. Tawa anak-anak yatim bercampur dengan obrolan hangat para warga menjadi gambaran nyata bahwa kedekatan antara aparat dan masyarakat dapat tumbuh melalui aksi-aksi sederhana yang menyentuh hati.
Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Polres Lhokseumawe tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang terus berupaya menebar manfaat, memperkuat kepercayaan publik, dan menghadirkan kepedulian di tengah kehidupan sosial masyarakat.






