Lewati ke konten

FK Unimal Bekali Kader Reuleut Timur Keterampilan BHD dan AED

Redaksi 15 September 2026 · 19:34 WIB
Bagikan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID
Gabung

MediaKontras.id | Kader Posyandu Desa Reuleut Timur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, mendapat pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED). Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi henti jantung mendadak.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh (FK Unimal) melalui program pengabdian kepada masyarakat pada September 2026.

Kader Posyandu Dibekali Keterampilan BHD

Ketua tim pengabdian masyarakat, dr. Anna Millizia, M.Ked(An), Sp.An, mengatakan henti jantung dapat terjadi secara tiba-tiba dan membutuhkan pertolongan segera sebelum korban mendapatkan penanganan tenaga medis.

Menurutnya, kemampuan masyarakat dalam memberikan pertolongan awal merupakan bagian penting dari rantai keselamatan (chain of survival).

“Setiap keterlambatan dalam melakukan resusitasi dapat menurunkan peluang keselamatan korban. Karena itu, masyarakat, khususnya kader posyandu, perlu dibekali keterampilan dasar agar siap menjadi penolong pertama,” ujar dr. Anna.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan kondisi henti jantung, pentingnya Bantuan Hidup Dasar, teknik kompresi dada, serta penggunaan AED.

Praktik Kompresi Dada dan Penggunaan AED

Setelah mendapatkan materi, para peserta mengikuti demonstrasi dan praktik secara langsung menggunakan manekin serta AED Trainer. Kader dilatih melakukan kompresi dada dengan teknik yang benar dan mengikuti tahapan penggunaan AED sesuai petunjuk alat.

Peserta juga diberikan kesempatan melakukan simulasi secara bergantian dengan pendampingan tim pengabdian. Diskusi interaktif turut dilakukan untuk memastikan kader memahami langkah-langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan ketika menghadapi korban henti jantung.

Antusiasme peserta, terutama ibu-ibu kader posyandu, terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti setiap tahapan pelatihan dan mempraktikkan kembali keterampilan yang telah diberikan.

FK Unimal Dorong Desa Siaga Henti Jantung

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah dosen FK Unimal, yakni dr. Yuziani, M.Si., dr. Rizka Sofia, MKT., dr. Wizar Putri Mellaratna, M.Ked(DV), Sp.DV., dan dr. Khairunnisa Z, M.Biomed., serta mahasiswa kedokteran.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, tim pengabdian turut menyerahkan alat bantu pelatihan kepada perwakilan masyarakat dan kader Desa Reuleut Timur.

Dr. Anna berharap keterampilan BHD dan penggunaan AED yang diperoleh kader dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan serta diteruskan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitar.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama, semakin besar pula kesiapsiagaan lingkungan dalam menghadapi henti jantung sebelum bantuan medis profesional tiba.

Program ini merupakan bagian dari Pengabdian Pembinaan Desa Lingkungan yang didanai Universitas Malikussaleh. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan kesehatan masyarakat di sekitar lingkungan kampus.

Topik
Bagikan