Lewati ke konten

FKPA Genap Satu Tahun, Dorong UMKM Perempuan Aceh Naik Kelas

Redaksi 16 September 2026 · 22:15 WIB
Bagikan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID
Gabung

Banda Aceh, MediaKontras.id | Forum Kreativitas Perempuan Aceh (FKPA) merayakan hari jadi pertamanya di Kuala Village, Banda Aceh, Rabu (16/9/2026). Mengusung motto “Satu Tahun Berkarya, Terus Menginspirasi”, puncak perayaan milad ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara FKPA, Bank Syariah Nasional (BSN) untuk mendongkrak kapasitas ekonomi perempuan di Serambi Mekah.

 

Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), serta Wali Nanggroe Aceh yang diwakili oleh Sulaiman Abda. Turut hadir pula Ketua DPRA, Ketua Kadin Aceh, Ketua Apindo Aceh, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Aceh, serta jajaran pengurus organisasi perempuan seperti Darma Pertiwi dan Dharma Wanita.

 

Dalam laporan pembukaannya, Ketua Panitia Acara, Hj. Ir. Meutia Safrida, menyampaikan bahwa perayaan milad ke-1 ini sukses mempertemukan seluruh elemen organisasi perempuan, komunitas kreativitas, serta pelaku UMKM perempuan dari berbagai daerah di Aceh.

 

“Rangkaian acara hari ini dimeriahkan dengan peragaan busana (fashion show) oleh ibu-ibu perempuan Aceh, sekaligus promosi produk unggulan dari masing-masing kabupaten/kota,” ujar Meutia.Ia menambahkan, puncak dari acara ini adalah penandatanganan MoU strategis. “Mudah-mudahan kolaborasi bersama Bank Syariah Nasional ini bisa membawa manfaat luas bagi kemajuan perekonomian masyarakat Aceh, khususnya kaum perempuan. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh mitra kerja sama dan jajaran panitia yang telah menyukseskan acara ini,” tekadnya.Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dalam sambutannya menekankan bahwa Aceh memiliki sejarah panjang tentang keberanian dan keteguhan perempuan-perempuan hebat. Menurut Dek Fadh, sejarah kepahlawanan tersebut harus diteruskan oleh generasi saat ini melalui penguatan ekonomi daerah yang berakar dari jati diri serta potensi lokal.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua FKPA, Hj. Kartini, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pesat organisasi yang dipimpinnya. Sejak dilantik oleh Wali Nanggroe pada 29 Agustus 2025 lalu, FKPA kini telah mengepakkan sayap di 18 kabupaten/kota di Aceh dan merangkul sedikitnya 300 pelaku UMKM.Tidak hanya bergerak di sektor ekonomi, FKPA juga aktif dalam aksi sosial. Mulai dari menyalurkan bantuan bencana di Takengon (Aceh Tengah), Bener Meriah, dan Pidie Jaya, hingga memberikan edukasi pemberdayaan bagi warga binaan perempuan di Lapas Kelas III Lhoknga.

 

Menjelang akhir acara, Sulaiman Abda yang mewakili Wali Nanggroe menyampaikan pesan penguat bagi seluruh pengurus dan anggota organisasi. Ia menegaskan bahwa Lembaga Wali Nanggroe mendukung penuh pergerakan FKPA agar menjadi rumah bersama bagi kemajuan perempuan di Aceh.”Kerja sama yang terjalin dengan berbagai lembaga hari ini menjadi momentum terbaik dan kesempatan besar untuk membangun perempuan sekaligus membangun nanggroe,” tegas Sulaiman Abda.Ia juga berpesan agar keluarga besar FKPA terus bergerak dengan keikhlasan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Sejarah kejayaan perempuan Aceh telah tertulis dengan tinta emas di masa lalu. Kini saatnya perempuan masa kini bangkit dan berkarya untuk masa depan,” pungkasnya.Acara ditutup dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme bahwa memasuki tahun kedua, FKPA akan semakin solid dalam mencetak perempuan-perempuan Aceh yang mandiri, produktif, dan bermartabat.

 

Kegiatan ini ditutup dengan Focus Group Discussion ” Strategi Digital UMKM Aceh Memaju Pasar Nasional” dengan narasumber hebat.

 

Prof. Dr. H. Apridar, S.E, M.Si menyampaikan Pentingnya menguasai pasar digital untuk pengusaha Aceh di era digitalisasi.

 

Narasumber kedua perwakilan dari Bank Syariah Indonesia yaitu bapak Dr. H. Edward M Nur, S.E, M.M memberikan edukasi macam macam jenis KUR dari Bank Syariah Indonesia untuk UMKM Mikro dan Makro.

 

Dan ditutup oleh keynoted speach yaitu ketua umum Forum Kreatif Perempuan Aceh, Hj Kartini NI menambahkan bahwa untuk mendorong perekonomian perempuan Aceh FKPA akan berusaha mengambil peluang dari KUR dan pasar digital saat ini.

Topik
Bagikan