Lewati ke konten

Tolak Tambang, Aliansi RANUB Gelar Aksi Simbolik di Banda Aceh

Redaksi 23 September 2026 · 02:14 WIB
Bagikan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID
Gabung

MediaKontras.id | Aliansi Rakyat Aceh untuk Beutong (RANUB) menggelar aksi simbolik bertajuk “Beutong Ateuh Memanggil” di Tugu Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa (22/9/2026). Aksi tersebut digelar untuk mengingatkan pemerintah dan publik bahwa ruang hidup masyarakat Beutong Ateuh hingga saat ini masih berada di bawah bayang-bayang ancaman industri pertambangan.

​Melalui konsolidasi ini, Aliansi RANUB menegaskan bahwa perjuangan warga Beutong Ateuh belum usai. Ancaman terhadap ekosistem hutan, sumber air bersih, lahan pertanian, serta keberlangsungan pemukiman warga dinilai tetap nyata selama rencana dan izin aktivitas pertambangan di kawasan tersebut tidak dicabut.

​Koordinator Lapangan Aksi, Rahmat Ramadan, menyampaikan bahwa aksi publik ini bukan sekadar bentuk demonstrasi rutin, melainkan panggilan moral agar pemangku kebijakan tidak bersikap apatis terhadap aspirasi masyarakat bawah.

“Aksi ini bukan sekadar simbol, melainkan panggilan agar pemerintah tidak lagi menutup mata terhadap suara masyarakat Beutong Ateuh. Sikap masyarakat tetap konsisten dan tidak berubah, yakni menolak seluruh bentuk aktivitas pertambangan di kawasan tersebut,” tegas Rahmat di sela-sela aksi.

 

​Dalam tuntutannya, Aliansi RANUB mendesak Pemerintah Aceh beserta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengambil langkah konkret dengan membatalkan seluruh izin pertambangan di Beutong Ateuh, guna menjamin perlindungan lingkungan hidup dan kepastian hak atas ruang hidup warga setempat secara berkelanjutan.

Topik
Bagikan