Langsa | Mediakontras.Id — Mahasiswa Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) IAIN Langsa, Afsal Sabil, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Langsa periode 2026 oleh Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, M.A., dalam prosesi pelantikan organisasi kemahasiswaan yang berlangsung di Auditorium Lab Terpadu IAIN Langsa, Selasa (12/5/2026).
Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Iskandar, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Langsa, di antaranya perwakilan Pemerintah Kota Langsa, DPRK Langsa, Polres Langsa, Kapolsek, Kodim 0104/Aceh Timur, Kejaksaan Negeri Langsa, Mahkamah Syariah Langsa, serta Kementerian Agama Kota Langsa.
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua DEMA IAIN Langsa, Afsal Sabil menyampaikan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari sebuah kompetisi, melainkan awal dari pengabdian besar kepada mahasiswa dan kampus.
“Ada sebuah perkataan bahwa pelantikan adalah sebuah pencapaian. Namun hari ini saya ingin menyatakan bahwa itu tidak sepenuhnya benar. Karena hari ini bukanlah akhir dari sebuah kompetisi, melainkan titik awal dari sebuah pengabdian yang besar,” ujar Afsal di hadapan tamu undangan dan mahasiswa.
Menurutnya, sumpah jabatan yang diucapkan bukan sekadar formalitas, melainkan amanah yang akan dipertanggungjawabkan kepada mahasiswa dan sejarah.
“Sumpah yang baru saja kami ucapkan bukan sekadar rangkaian kata tanpa makna, tetapi sebuah kontrak sosial yang kelak akan ditagih oleh sejarah,” katanya.
Afsal juga menegaskan filosofi hubungan antara mahasiswa dan pimpinan kampus sebagai “dua sayap” yang harus berjalan bersama demi kemajuan IAIN Langsa.
“Hari ini kami berdiri bukan sebagai bawahan yang hanya tunduk tanpa suara. Pemerintahan mahasiswa bukan bawahan rektorat. Kami hadir sebagai mitra, sebagai pengingat bahwa di bawah megahnya gedung rektorat ini ada ribuan mimpi mahasiswa yang harus kita jaga bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa hubungan mahasiswa dan rektorat harus dibangun atas dasar kolaborasi dan keadilan.
“Yang kami inginkan hari ini adalah hubungan seperti dua sayap yang bersama-sama membawa IAIN Langsa menuju puncak kejayaan. Namun ketika satu sayap mematahkan nilai keadilan, maka kita semua akan jatuh bersama,” lanjutnya.
Dalam pidatonya, Afsal juga mengingatkan seluruh pengurus organisasi mahasiswa agar menjadikan jabatan sebagai amanah pengabdian, bukan simbol kekuasaan.
“Jas almamater yang kita pakai hari ini bukan simbol kekuasaan, tetapi simbol tanggung jawab dan pengabdian. Telinga kita harus mendengar keluh kesah mahasiswa dan mata kita harus terbuka terhadap ketidakadilan,” ungkapnya.
Pidato tersebut mendapat apresiasi dan tepuk tangan dari mahasiswa yang hadir karena dinilai membawa semangat idealisme, keberanian, dan independensi gerakan mahasiswa di lingkungan kampus.
Sementara itu, Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, M.A., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus organisasi mahasiswa yang baru dilantik.
“Kalian adalah orang-orang pilihan yang dipilih Allah untuk menjadi khalifah di IAIN Langsa. Saya atas nama pribadi dan pimpinan IAIN Langsa mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Senat Mahasiswa dan Dewan Eksekutif Mahasiswa yang baru dilantik,” ujar Rektor.
Ia juga mengajak seluruh pengurus mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater dan menunjukkan karakter mahasiswa yang berintegritas.
“Saya berharap seluruh pengurus mampu menjaga nama baik almamater. Tunjukkan bahwa mahasiswa IAIN Langsa adalah mahasiswa yang cerdas intelektualnya, matang emosinya, kuat spiritualnya, dan santun perilakunya,” tambahnya.
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi mahasiswa di IAIN Langsa sebagai ruang perjuangan intelektual, pengabdian, serta penguatan kepemimpinan generasi muda yang progresif dan visioner. [●]






