Solidaritas Pelajar: PII Lhokseumawe Bantu Pendidikan Anak Korban Kebakaran

Solidaritas Pelajar: PII Lhokseumawe Bantu Pendidikan Anak Korban Kebakaran

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp MediaKontras.ID

MediaKontras.id | Komite Pelajar Peduli Bencana (KP2B) Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Lhokseumawe menyalurkan bantuan pendidikan bagi korban kebakaran di komplek pardede Desa Jawa Lama, Kec. Banda Sakti. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana kemanusiaan yang berhasil menghimpun donasi sebesar Rp2.145.000 dari masyarakat Kota Lhokseumawe.

Seluruh donasi tersebut telah dibelanjakan untuk kebutuhan pendidikan anak-anak terdampak kebakaran, berupa perlengkapan sekolah seperti buku tulis, pulpen, pensil, penghapus, tas sekolah, dan berbagai kebutuhan belajar lainnya.

Bantuan tersebut kemudian didistribusikan melalui posko tanggap bencana utama di Pantai Jagu untuk selanjutnya disalurkan oleh aparat gampong kepada para korban kebakaran.

 

Kegiatan penggalangan dana ini dikoordinasikan oleh Zaskia Rivani selaku Ketua Korps PII Wati Lhokseumawe bersama Teuku Muhammad Nabawi selaku Ketua Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Organisasi PD PII Lhokseumawe.

 

Ketua Umum PD PII Lhokseumawe, Saiful Bahri menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Lhokseumawe yang telah menyisihkan rezekinya untuk membantu para korban kebakaran.

 

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat Lhokseumawe yang telah memberikan bantuan dan kepeduliannya kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Bantuan perlengkapan sekolah ini diharapkan dapat membantu anak-anak korban kebakaran agar tetap semangat melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

 

Ucapan apresiasi juga disampaikan kepada seluruh relawan serta anggota Komite Pelajar Peduli Bencana (KP2B) yang telah turun langsung dalam proses penggalangan dan penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut.

 

Aksi sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian pelajar dan masyarakat dalam membantu sesama, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas di tengah masyarakat.

Topik